Pengalaman Jaga SNMPTN

Seleksi mahasiswa baru perguruan tinggi negeri melalui jalur SNMPTN (baca:SENAMPTN) baru aja usai, tepatnya tanggal 2 dan 3 Juli 2008. Kebetulan saya mendapatkan tugas untuk ikut menjadi pengawas di situ, di lokasi Fakultas Farmasi Kampus B, Universitas Airlangga.
Pelaksanaan seleksi di ruangan R-212 (kalo tidak salah :)) tempat saya ikut jaga, secara umum berjalan dengan lancar dan terkendali (hehe kayak apa aja). Jumlah pengawas dalam 1 ruangan tersebut 4 orang dengan salah satu bertindak sebagai penanggung jawab ruang. Sejak hari pertama (2 Juli) dan ke-2 (3 Juli) terdapat 1 orang yang tidak mengikuti seleksi.
Ada kejadian menurut hemat saya ‘menarik’. Menarik, dalam artian kejadian tersebut ‘kok bisa ada’. Yaitu, ada salah satu peserta yang bertanya “Pak, soal ini kok tidak ada a, b, c -nya?” sambil menunjuk soal model ‘Sebab-Akibat’. Tidak hanya sampai disitu, pertanyaan tersebut ditanyakan lagi kepada pengawas lainnya. Ini menunjukkan bahwa peserta tersebut benar-benar tidak mengerti apa yang harus dikerjakan, padahal sebelumnya saya sudah suruh membaca Petunjuk B.

PETUNJUK B
Soal terdiri atas tiga bagian, yaitu: PERNYATAAN, kata SEBAB dan ALASAN yang disusun berurutan. Pilihlah:
( A ) jika pernyataan betul, alasan betul, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.
( B ) jika pernyataan betul, alasan betul, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.
( C ) jika pernyataan betul dan alasan salah.
( D ) jika pernyataan salah dan alasan betul.
( E ) jika pernyataan dan alasan, keduanya salah.

Kok bisa begitu? karena setahu saya diberbagai bimbel pasti sudah diberikan banyak variasi soal tersebut, atau setidaknya disekolah juga pernah diinformasikan mengenai jenis-jenis soal dalam seleksi SNMPTN, bahkan pada simulasi (try out) juga sudah ada. Atau, mungkin saja peserta tersebut ‘terkesima’ dengan soalnya yang lumayan ‘mak nyus’ hehe apalagi waktu itu pas materi IPA.

Yahh.. hikmahnya, memang harus membaca dulu secara seksama petunjuk yang ada baru melakukan sesuai apa yang diperintahkan pada petunjuk tersebut, dan sebaiknya harus selalu latihan soal dengan berbagai jenis soal dan pokok bahasan, hingga alur menjawabnya dapat berjalan mulus, mengalir hingga ditemukan jawaban yang memuaskan.

Leave a Reply