Tips menyiasati mabuk laut

Bagi mereka yang asalnya dari pulau, barangkali menikmati riuh rendahnya gelombang atau ombak laut, sudah menjadi barang yang terbiasa, apalagi jika akan berlayar ke Pulau Bawean yang letaknya di lepas Laut Jawa. Jika timing-nya lagi pas, mungkin bisa terhindar dari dahsyatnya gelombang. Biasanya besar gelombang karena disertai oleh angin dan hujan, atau orang bawean bilang ‘angin berak’ (huruf e dibaca seperti pada kata ‘kemarin’) atau angin barat. Angin barat terjadi biasanya pada bulan-bulan liburan sekolah, sekitar juli-september. info tentang angin barat juga bisa di baca di sini.

Saya tidak akan bercerita panjang lebar tentang apa itu ombak, angin barat, atau lainnya. Saya mencoba berbagi pengalaman tentang tips menyiasati ombak laut. Tips ini memang tidak saya sertakan landasan ilmiahnya, karena hanya berdasarkan pengalaman pribadi saja. Jadi, jika ada hal-hal yang kurang pas, tolong diingatkan atau setidaknya bisa dijadikan referensi juga :).

  • Makan dan minum yang cukup, jangan berlebihan, 1 atau 2 jam sebelum berangkat, jika perlu minum obat anti mabuk yang banyak beredar dipasaran.
  • Istirahat yang cukup sebelum berangkat, atau kalau perlu yang capek sekalian biar pas di kapal tinggal kondisi capeknya sehingga bisa tidur dengan pulas.
  • Ketika di kapal sebaiknya gunakan tenaga secara bijaksana. Artinya jangan lakukan pekerjaan yang banyak menguras tenaga, karena biasanya ketika dipertengahan perjalananan ombak semakin besar, dan di saat itu diperlukan stamina yang cukup biar tidak mabuk. Kebiasaan buruk bagi para ‘pemula’ dalam naik kapal.
  • Jika kondisi mabuk, usahakan kepala dalam kondisi rileks dan tetap disandarkan atau direbahkan agar keseimbangan tetap terjaga.
  • Jika kondisi mabuk, seminimal mungkin kurangi gerakan anggota tubuh, kalau perlu pejamkan mata dan tidur hingga sampai ke tujuan.
  • Jika sudah sampai tujuan, tenangkan badan sejenak beberapa menit untuk memberikan kesempatan pada tubuh untuk beradaptasi dengan keadaan kapal.

Nah, mungkin itu saja beberapa tips, dan smoga bermanfaat.

2 Responses to “Tips menyiasati mabuk laut”

  1. caturstudio caturstudio Says:

    Wah.. tipsnya kok mbok laut..:p
    kapan ada tips mabok cinta niy..

    hee.hee..

  2. indra indra Says:

    selama ini sih waktu naik kapal sering pusing, kadang kala kalau kita duduk di tempat yg disediakan malah pusing, soalnya lihat benda bergerak2 naik turun, mata kita belum terbiasa dengan pergerakan yang tidak terduga yang disebabkan oleh ombak

    kalau gitu biasanya triknya adalah melihat laut, jangan duduk.. dengan melihat pemandangan laut mata kita jadi lebih rileks dan mudah menyesuaikan dengan keadaan, posisi yang paling tepat biar tidak pusing adalah depan atau belakang kapal, jangan samping kapal.

    kalau perlu sambil makan mie instan yang tingal seduh pakai air panas(ndak boleh sebut brand :p ), buat menghangatkan perut.

    silahkan dipraktekkan, it work for me, hopefully work to you

Leave a Reply